Custom Search
Showing posts with label INTERISTI. Show all posts
Showing posts with label INTERISTI. Show all posts
INTERMILAN FOOTBALL CLUB
Football Club Internazionale Milano S.p.A atau lebih dikenal dengan nama Inter Milan atau yang mempunyai julukan il Nerazurri (si biru hitam), il Biscone (si ular besar), dan juga La Beneamata (yang tersayang) adalah sebuah klub sepak bola italia dikota mode MILAN, berseragam garis biru-hitam bermain di Serie A (divisi pertama) sejak tahun 1908. pendukung Inter disebut Interisti. Inter bermain di stadion kebanggaan yang 1 berbagi dengan AC MILAN yaitu Giuseppe Meazza.
inilah beragam Trofi-trofi yang sudah diraih Intermilan beserta tahunnya :
Seri A 18 Trofi : 1909/10, 1919/20, 1929/30, 1937/38, 1939/40, 1952/53, 1953/54, 1962/63, 1964/65 1965/66, 1970/71, 1979/80, 1988/89, 2005/06, 2006/07, 2007/08, 2008-09, 2009-10
Piala/Liga Champions 3 Trofi : 1963-64 1964-65 2009-10
Piala Italia 6 Trofi : 1938/39, 1977/78, 1981/82, 2004/05, 2005/06, 2009/10
Piala Uefa 3 Trofi : 1990/91 1993/94 1997/98
Piala Interkontinental 2 Trofi : 1964 1965
Piala Super Italia 5 Trofi : 1989 2005 2006 2008 2010
TIM Trophy 6 Trofi : 2002 2003 2004 2005 2007 2010
Copa Presidente De La Republica 1 Trofi : 1982
Copa Santiago Bernabeu 2 Trofi : 1993 2001
Copa Franz Beckenbauer 1 Trofi : 2008
Coppa Dell'Amicizia Italo-Francese 1 Trofi : 1959
Coppa Sky (Pisa) 1 Trofi : 2004
Coppa Sky 1 Trofi : 2009
Coppa Sud Tirol 2 Trofi : 2003 2005
Memorial Giorgio Ghezzi 1 Trofi : 1992
Memorial Luigi Campedelli 1 Trofi : 1993
Mohamed V Trophy 1 Trofi : 1962
Ahmed Dahlan Trophy 5 Trofi : 1939 1940 1941 1942 1943
Pirelli Cup 11 Trofi : 1996 1997 2000 2001 2002 2003 2006 2007 2008 2009 2010
Torneo Natale Milano 1 Trofi : 1934
Torneo Milano 1 Trofi : 1993
Trofeo Valle D'Aosta 1 Trofi : 1998
Trofeo Birra Moretti 3 Trofi : 2001 2002 2007
Trofeo Ciudad De Vigo 1 Trofi : 1996
Trofeo Ciudad de Palma 1 Trofi : 2006
Trofeo Vincenzo Spagnolo 1 Trofi : 1998
Triangolare Bolzano 1 Trofi : 2005
Pada musim 2010/11 ini sejak saya menulis artikel ini inter masih berada di posisi 2 klasemen Serie A, Buat Interisti mari doakan yang terbaik untuk Inter Milan . VIVA NERRAZURRI
Milan - "Maaf kalau terdengar sombong, tapi saya seorang yang istimewa." Kalimat itu menjadi sangat terkenal dan menjadi pencitraan Jose Mourinho. Tapi ada kalanya ia pun terdengar santun dan rendah hati.
Mourinho selama ini dikenal sebagai sosok manajer yang cerdas dalam berkata-kata. Setiap omongannya selalu dinanti-nantikan wartawan karena pasti sangat 'menjual'. Ia memiliki frase yang kaya, dan kalau menyindir pihak lain, bisa satire bahkan pedas luar biasa, tanpa kehilangan bumbu cerdasnya.
Banyak cerita perang urang syaraf dari seorang Mourinho, seperti dulu dengan Sir Alex Ferguson, Arsene Wenger, Rafael Benitez, sampai di tanah Italia dengan Carlo Ancelotti, Pietro Lo Monaco, dan lain-lain.
Tapi, dari ucapan-ucapan refleksinya tentang keberhasilan Inter Milan meraih Scudetto musim ini, di mana ia adalah arsiteknya, tertangkap kata-kata yang sangat merendah dari orang Portugal itu. Ia tak banyak menunjuk ke dadanya, juga memberi apresiasi pada pihak-pihak lain.
Itu ia tuturkan dalam Inter Channel, saat Nerazzurri memastikan titel Seri A untuk kali keempat berturut-turut, menyusul kekalahan AC Milan dari Udinese dengan 1-2 hari Minggu (17/5/2009) dinihari WIB. Berikut petikannya:
"Saya selalu mengatakan, tim terbaik-lah yang memenangi liga, sekalipun bukan saya yang menangani tim tersebut."
"Tapi dalam momen yang berbahagia ini, saya ingin berterima kasih kepada semua orang: staf, penjaga lapangan, tukang bersih-bersih, semua yang bekerja dalam bayangan, dan juga pemain-pemain yang tak ada di sini hari ini: Adriano, (Olivier) Dacourt, dan (Ricardo) Quaresma."
"Ini cuma awal. Banyak yang telah berbuat lebih baik dibanding saya di Inter, dan saya tahu sepakbola. Saya tahu bahwa tanpa hasil-hasil, tidak ada gairah. Dan saya harus terus seperti ini supaya terus bersemayam dalam hati Interisti."
Tentang kunci suksesnya menangani Inter dan langsung memenangi Seri A, Mourinho menyebut: "Sebuah cara yang berbeda dalam hal komunikasi."
"Saya ingin memotivasi pemain dan tak pernah berniat mempermalukan siapapun. Saya sungguh berpikir bahwa respek adalah hal yang sangat penting. Tidaklah mudah jadi juara di Italia di musim pertama, tapi saya bahkan lebih puas karena saya satu-satunya pelatih asing fi Seri A saat ini."
"Saya tak ingat apakah punya pertandingan-pertandingan gampang sepanjang liga. Milan dan Juventus pun lebih tangguh dibanding mereka tahun lalu," tuturnya.
Juga Mourinho berkomentar soal Zlatan Ibrahimovic yang sedang dispekulasikan bakal meninggalkan Giuseppe Meazza. Jika selama ini ia berpinsip pemain bintang bukanlah segalanya, namun ia pun tak mau abai begitu saja.
"Kemampuan kami harus meningkat supaya bisa memenangi Liga Champions. Jadi, saya tak bisa membayangkan sebuah tim Inter tanpa Ibrahimovic dan pemain-pemain penting lainnya," pungkas Mourinho.
Adem-ayem saja bukan?
Andi Abdullah Sururi - detiksport
Mourinho selama ini dikenal sebagai sosok manajer yang cerdas dalam berkata-kata. Setiap omongannya selalu dinanti-nantikan wartawan karena pasti sangat 'menjual'. Ia memiliki frase yang kaya, dan kalau menyindir pihak lain, bisa satire bahkan pedas luar biasa, tanpa kehilangan bumbu cerdasnya.
Banyak cerita perang urang syaraf dari seorang Mourinho, seperti dulu dengan Sir Alex Ferguson, Arsene Wenger, Rafael Benitez, sampai di tanah Italia dengan Carlo Ancelotti, Pietro Lo Monaco, dan lain-lain.
Tapi, dari ucapan-ucapan refleksinya tentang keberhasilan Inter Milan meraih Scudetto musim ini, di mana ia adalah arsiteknya, tertangkap kata-kata yang sangat merendah dari orang Portugal itu. Ia tak banyak menunjuk ke dadanya, juga memberi apresiasi pada pihak-pihak lain.
Itu ia tuturkan dalam Inter Channel, saat Nerazzurri memastikan titel Seri A untuk kali keempat berturut-turut, menyusul kekalahan AC Milan dari Udinese dengan 1-2 hari Minggu (17/5/2009) dinihari WIB. Berikut petikannya:
"Saya selalu mengatakan, tim terbaik-lah yang memenangi liga, sekalipun bukan saya yang menangani tim tersebut."
"Tapi dalam momen yang berbahagia ini, saya ingin berterima kasih kepada semua orang: staf, penjaga lapangan, tukang bersih-bersih, semua yang bekerja dalam bayangan, dan juga pemain-pemain yang tak ada di sini hari ini: Adriano, (Olivier) Dacourt, dan (Ricardo) Quaresma."
"Ini cuma awal. Banyak yang telah berbuat lebih baik dibanding saya di Inter, dan saya tahu sepakbola. Saya tahu bahwa tanpa hasil-hasil, tidak ada gairah. Dan saya harus terus seperti ini supaya terus bersemayam dalam hati Interisti."
Tentang kunci suksesnya menangani Inter dan langsung memenangi Seri A, Mourinho menyebut: "Sebuah cara yang berbeda dalam hal komunikasi."
"Saya ingin memotivasi pemain dan tak pernah berniat mempermalukan siapapun. Saya sungguh berpikir bahwa respek adalah hal yang sangat penting. Tidaklah mudah jadi juara di Italia di musim pertama, tapi saya bahkan lebih puas karena saya satu-satunya pelatih asing fi Seri A saat ini."
"Saya tak ingat apakah punya pertandingan-pertandingan gampang sepanjang liga. Milan dan Juventus pun lebih tangguh dibanding mereka tahun lalu," tuturnya.
Juga Mourinho berkomentar soal Zlatan Ibrahimovic yang sedang dispekulasikan bakal meninggalkan Giuseppe Meazza. Jika selama ini ia berpinsip pemain bintang bukanlah segalanya, namun ia pun tak mau abai begitu saja.
"Kemampuan kami harus meningkat supaya bisa memenangi Liga Champions. Jadi, saya tak bisa membayangkan sebuah tim Inter tanpa Ibrahimovic dan pemain-pemain penting lainnya," pungkas Mourinho.
Adem-ayem saja bukan?
Andi Abdullah Sururi - detiksport
Label: INTERISTI, Mourinho, Pelatih Inter
Milan - Agen Zlatan Ibrahimovic tidak menolak rumor kliennya akan pergi dari Inter Milan. Meski begitu, bila benar Zlatan nanti pergi, keputusan itu tidak dibuat karena alasan uang.
Zlatan merasa tidak betah di Inter setelah ia mendapat cemoohan dari fansnya sendiri sebelum partai kontra Lazio akhir pekan lalu. Spekulasi pun berkembang bahwa penyerang Swedia itu diminati Real Madrid dan Barcelona.
"Zlatan bukan seorang narapidana," ujar agen si pemain, Mino Raiola, kepada Radio Radio TV seperti dikutip Channel4. "Kontraknya adalah sebuah pilihan."
Bila kemudian akhirnya Zlatan hengkang dari Inter, Raiola memastikan bahwa keputusan penyerang Swedia itu bukan didasari oleh uang, tetapi murni atas pertimbangan olahraga.
"Ketika Zlatan meninggalkan Juventus (tahun 2006), itu juga tidak dilakukannya atas dasar uang, tetapi karena ada janji yang dilanaggar," papar Raiola.
"Sebelum skandal Calciopoli pecah, dia sudah bilang kepada petinggi-petinggi Juve bahwa dia memang tidak akan tinggal di sana. Dia bukan seorang prajurit bayaran," imbuhnya.
"Ibrahimovic mencintai Inter, seperti juga dia mencintai Ajax dan Juventus, tetapi tawaran yang ada harus dipertimbangkan," pungkas Raiola.
Zlatan merasa tidak betah di Inter setelah ia mendapat cemoohan dari fansnya sendiri sebelum partai kontra Lazio akhir pekan lalu. Spekulasi pun berkembang bahwa penyerang Swedia itu diminati Real Madrid dan Barcelona.
"Zlatan bukan seorang narapidana," ujar agen si pemain, Mino Raiola, kepada Radio Radio TV seperti dikutip Channel4. "Kontraknya adalah sebuah pilihan."
Bila kemudian akhirnya Zlatan hengkang dari Inter, Raiola memastikan bahwa keputusan penyerang Swedia itu bukan didasari oleh uang, tetapi murni atas pertimbangan olahraga.
"Ketika Zlatan meninggalkan Juventus (tahun 2006), itu juga tidak dilakukannya atas dasar uang, tetapi karena ada janji yang dilanaggar," papar Raiola.
"Sebelum skandal Calciopoli pecah, dia sudah bilang kepada petinggi-petinggi Juve bahwa dia memang tidak akan tinggal di sana. Dia bukan seorang prajurit bayaran," imbuhnya.
"Ibrahimovic mencintai Inter, seperti juga dia mencintai Ajax dan Juventus, tetapi tawaran yang ada harus dipertimbangkan," pungkas Raiola.
Label: Fans Inter, Ibra, Ibrahimovic, INTERISTI, INTERMILAN
Subscribe to:
Posts (Atom)































